Dalam membuat film dengan setting waktu tertentu terkadang karena keterbatasan
durasi film adalh sangat tidak mungkin film maker membuat adengan dengan real
time seperti waktu yang sebenarnya. Oleh karena itu ada beberapa cara untuk
mempersingkat waktu tanpa penonton terasa terganggu dan masih bisa mengikuti
kontinuitas cerita atau pesan yang akan di sampaikan. Jenis-jenis manipulasi waktu
adalh sebagai berikut :
A. SCREEN TIME
Yaitu melalui peristiwa yang dinampakan layar misalnya hari,bulan,tahun,dll.
Biasanya untuk memudahkan penonton, keterangan waktu itu di tunjukan melalui
penulisan tittle atau subtittle di layar.Variasi penampilanya pun beragam, bisa di tulis
si layar kosong atau di bubuhkan pada adegan atau gambar tertentu.
B. SUBJECTIVE TIME
Manipulasi waktu yang subyektif ini muncul melaui emosi atau perasaan yang di
tunjukan melalui akting karakter. Dramatisasi akting ini juga bisa di bantu melalui
gerakan kamera dan editing.
contoh : Seorang laki-laki yang cemas dan gelisa mondar mandir di depan sebuah
kamar bersalin di sebuah rumah sakit yang di edit dengan menggunakan transisi
dissolve untuk menunjukan bahwa dia telah menunggu la istrinya yang sedang
melahirkan.
C. COMPRESSED TIME
Mmanipulasi waktu dengan waktu yang dipaparkan biasanya di buat melalui
pembuatan sekwen , scene atrau shot dengan setting waktu yang berbeda . Biasanya
juga di buat dengan penggunaan cut atau dissolver.
contoh : Orang yang turun dari mobil dan di sambung dengan membuka pintu dan
duduk di ruang tamu.
D. LONG TAKE
Yaitu shot tunggal yang menunjukan periode waktu tertentu yang kelihatan natural
karena hampir sesuai dengan kenyataan. Misalnya ada orang menarik uang dari ATM
denganproses yang urut meski tidak selama sesungguhnya tapi nampak real.
E. SIMULTANEOUS TIME
Peristiwa yang terjadi di tempat yang berbeda tapi bersama dengan paralel editing
atau cross editing.
contoh : foto suami istridi pigura yang jatuh di depan istri tersebut bersama dengan
kecelakaan yang di alami suaminya.
F. SLOW-MOTION
Penggunaan efek memperlambat adengan untuk menunjukan bahwa adengan di
lakukan dengan cepat,atau bisa juga untuk menekan efek dramatik adengan tertentu.
G.FAST-MOTION
Penggunaan efek mempercepat adegan untuk memperlambat adegan atau membuat
kesan lucu.
contoh : tokoh pantomim di spontan
H. REVERSE MONTION
Penggunaan adegan diuylang untuk menunjukan bahwa action tidak jadi di lakukan
seperti orang yang terjun ke kolam di tarik sehingga tidak terjadi. Sering terjadi untuk
film komedi.
I. REPLAY
Penggunaan beberapa adegan yang di anggap penting untuk menunjukan waktu yang
telah berlalu dan kemudian bergantidengan adegan atau proses selanjutnya.
J.FREWEZE-FRAME
Penggunaan still foto atau tidak ada gerakan sama sekali untuk menunjukan waktu
yang telah berlalu dan kemudian berganti dengan adengan atau proses selanjutnya.
K FLASBACK
Sebuah break di antara runtutan adengan untuk menunjukan apa yang pernah terjadi di
masa lalau yang berhubungan dengfan apa yang terjadi sekarng . Sering sekali di
gunakanb visualisasi yang berlainan antara masa kini dan masa laluy untuk
mempermudah penonton memahami seperti penggunaan warna sephia atau black and
white untuk masa lalau di buat kontras dengan full colour untuk masa kini.
Senin, 20 Mei 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Cara belajar metode kualitatip di ruamah aja persi saya
Belajar dari rumah aja metodelogi penelitian kualitatif merupakan salah satuh pendekatan primer menggunakan pradigma pengetahuan berd...
-
Kepercayaan orang pagar alam Terhadap batu shalat Pagaralam, Sumsel (ANTARA) – Batu megalit berupa seorang laki-laki seperti sedang s...
-
SINEMATOGRAFI Sinematografi adalah kata serapan dari bahasa Inggris Cinematography yang berasal dari b...
-
Tahap Produksi : Bermain Dengan Kamera 1. Tipe Produksi = Ynag termaksud tahap produksi adalah proses perekaman baik gambar maupun sua...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar